Kunjungan Delegasi Sri Langka Ke Desa Liagu

Agustus 2025 menjadi bulan yang sangat istimewa bagi desa Liagu. Sebuah kehormatan buat Desa Liagu, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, mendadak jadi sorotan internasional. Delegasi Sri Lanka datang langsung ke desa terpencil di Kalimantan Utara ini untuk melohat bagaimana pengelolaan mangrove secara alami. Delegasi Sri Langka ini berangkaat dari Kota Tarakan dibawa masuk ke tambak Desa Liagu menggunakan speedboat kurang lebih 45 menit. Setibanya di area tambak, mereka mendengarkan penjelasan mendetail mengenai Ecological Mangrove Restoration (EMR). Selanjutnya delegasi Sri Langka ini menebar benih mangrove dengan cara melemparkannya ke area EMR tanpa penanaman langsung, sebagai bagian dari metode restorasi yang inovatif untuk wilayah hutan mangrove. Sebanyak 25 delegasi Sri Lanka datang ke Liagu untuk melihat langsung praktik Ecological Mangrove Restoration (EMR). Mereka berharap pengalaman ini bisa menjadi rencana aksi nasional penanaman mangrove di negaranya.

Delegasi Sri Langka

Kepala Desa Liagu, Buhari Walmuslim, menyebut kunjungan internasional ini menjadi kebanggaan warganya yang mayoritas bekerja sebagai nelayan. Harapannya pemerintah kabupaten Bulungan dan propinsi Kalimantan Utara terus memberikan dukungan agar Liagu bisa berkembang. Mayoritas penduduk desa Lioagu adalah nelayan, warga Liagu juga masih menghadapi keterbatasan infrastruktur terutama listrik yang saat ini listrik mengandalkan PLTS dari bantuan 2016, sedangkan internet sudah menggunakan Starlink. Harapan warga desa Liagu sangat sederhana, memiliki akses jalan darat, listrik, dan jaringan lebih baik. Kalau fasilitas tersebut sudah ada, ekonomi desa Liagu pasti berkembang.

Delegasi Sri Langka

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *